Berikut ini adalah tuntunan Akidah Islam yang di susun Oleh Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad yang lebih dikenal dengan "Al-Aqidatul Mujmalah", dan juga tuntunan Akidah Islam yang disusun oleh Habib Ali bin Abi Bakar Assakran yang lebih dikenal dengan nama "Al-Aqidatul lil Arifibilah".
Semoga dua akidah ini dapat selalu melekat dihati kita dan senantiasa menyinari langkah kita semua hingga kita semua selamat dunia akhirat. amiin Allahumma amiin
Bismillaahir Rahmaanir Rahiimi
Wa ba’du faainnaa wal hamdulillaahi qad radhiinaa billaahi rabbaan
Wa bil islami diinaan wa bi muhammadiin nabiyyan wa rasuulan,
Wa bilQur’ani imaaman, wa bil ka’bati qiblataan
Wa bil mu’miniin ikhwanaan
Wa tabarra’na min kulli diiniin yukhalifu diinal islaam
Wa amannaa bikulli kitaabin ‘anzalahullaahu
Wa bikulli rasuuliin arsalahullahu
Wa bimalaikatillaahi, wa bil qadari khairiihi wa syarrihi
Wa bil yaumil akhiri wa bikulli maa jaa’abihi muhammadun rasuulullaahi
shallallaahu ‘alayhi wa sallam ‘anillaahi
‘alaa dzaalika nahyaa wa alayhi namuutu wa alayhi nub’atsu
insyaa’allaahu mina ‘aaminiin.
Alladziina laa khaufuun alayhim wa laahum yahzanuun.
Bi fadhlikaallaahumma yaa rabbal ‘alamiin.
Asyhadu anlaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu
Wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluhu.
Amantu billahi, wa malaaikatihi wa kutubihi wal yaumil aakhiri wa bil qadari khairihi wa syarrihi.
Shadaqallaahu wa shadaqarasuuluhu, shadaqallaahu wa shadaqarasuuluhu.
Aamantu bisysyari’ati, wa shadaqtu bisysyari’ati.
Wa in kuntu qultu syai’in khilaafal ‘ijma’i raja’tu ‘anhu wa tabarra’tu min kulli diiniin
khalafa diinaal’islaam.
Allaahumma innii uuminu bimaa ta’lamuu ‘annahulhaqqu ‘indak,
Wa abra’u ilayka mimma ta’lamu annahul baathilu ‘indak,
Fakhud minnii jumalaan wa laa tuthalibniiy bittafshiiil (Astaghfirullaahal’azhiim wa atuubu ‘ilayhi).
Asyhadu anlaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu
Wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluhu.
Wa anna ‘isa abdullaahu wa rasuuluhu, waabnu ‘amatihi wakalimatuhu,
Alqaahaa ilaa maryam wa ruuhu minhu,
Wa annaljannatal haqquun, wa anna naara haqquun.
Wa anna kulla maa ‘akhbarabihi rasuulullahui shallallaahu ‘alayhi wa sallam haqqun
Wa anna khairaddunyaa wal ‘aakhirati fii taqwaallaahu wa thaa’atihi
Wa anna syarraddunyaa wal ‘aakhirati fii ma’shiyatillahi wa mukhaalafatihi
Wa anna sysya’ata ‘atiyatuun laa raiba fiihi,
Wa annaallaaha yab’atsu man fiil qubuuri,
Asyhadu anlaa ilaaha illallaahu wadahu laa syariikalahu
Wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluhu.
Laa ilaaha illallaahu ‘ufnii bihaa ‘umrii,
Laa ilaaha illallaahu adkhulu bihaa qabrii
Laa ilaaha illallaahu ‘akhluu bihaa wahdii
Laa ilaaha illallaahu alqaa bihaa rabbi
Laa ilaaha illallaahu qabla kulli syai’in
Laa ilaaha illallaahu ba’da kulli syai’in
Laa ilaaha illallaahu yabqaaa rabbunaa wa yafnaa kullu syai’in
Laa ilaaha illallaahu astaghfirullaahi
Laa ilaaha illallaahu astaghfirullaahi
Laa ilaaha illallaahu astaghfirullaahi
Wa atuubu ilaallaahu,
Laa ilaaha illallaahu muhammadun rasuulullaahi shallaallaahu ‘alaiyhi wasallam.
Nah kalo mau MP3nya download aja disini..
Selengkapnya...
|
|
|
Tampilkan postingan dengan label Dzikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dzikir. Tampilkan semua postingan
Asmaaulhusna secara harfiah ialah nama-nama, sebutan, gelar Allah yang baik dan agung sesuai dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam kebesaran dan kehebatan milik Allah.
Firman Allah :
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan/Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai asmaa'ul husna (nama-nama yang baik)." - (Q.S. Thaa-Haa : 8)
"Allah memiliki Asmaa' ulHusna, maka memohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama yang baik itu..." - (QS. Al A'raaf : 180)
Para ulama berpendapat bahwa kebenaran adalah konsistensi dengan kebenaran yang lain. Dengan cara ini, umat Muslim tidak akan mudah menulis "Allah adalah ...", karena tidak ada satu hal pun yang dapat disetarakan dengan Allah, akan tetapi harus dapat mengerti dengan hati dan keterangan Al Qur'an tentang Allah ta'ala. Pembahasan berikut hanyalah pendekatan yang disesuaikan dengan konsep akal kita yang sangat terbatas ini. Semua kata yang ditujukan pada Allah harus dipahami keberbedaannya dengan penggunaan wajar kata-kata itu. Allah itu tidak dapat di misalkan atau dimiripkan dengan segala sesuatu.
Adanya pola berfikir yang mencampurkan pola pikir duniawi dan kenyataan yang sebenarnya. Dalam kaidah bahasa Inggris atau bahasa kita apabila kita ingin mengetahui tentang sesuatu maka kita akan bertanya : 1. Siapakah namanya? 2. Bagaimanakah Sifatnya? 3. Dimanakan tinggalnya? atau dimanakah tempatnya? 4. Sekarang sedang apakah? semakin banyak kita bisa menjawab pertanyaan maka akan semakin baik. Perbedaan dalam ma'rifat kepada Allah ta'ala ini adalah tidak bisa dengan pertanyaan pertanyaan diatas saja. ............ silahkan datang ke Majelis Ta'lim atau Majelis Ilmu. Karena dengan hadir di majelis Ta'lim atau Majelis Ilmu itulah kita bisa mendapatkan jawabannya. Dan Perlu diingat pula agar kita jangan berpuas hati dengan hanya mengandalkan kemajuan tehnologi Internet, sehingga kita menganggap remeh untuk hadir di dalam suatu majelis. Sesungguhnya terdapat banyak keberkahan dalam majelis ilmu, maka mari kita bersama ringankan langkah kita untuk bisa selalu hadir dimajelis, agar kita selalu mendapatkan pencerahan dari kebodohan kita.
(Untuk artikel ini saya masih butuh penambahan, untuk itu saya mohon kesediaan dari teman-teman untuk memberikan masukan melalui kotak komentar)
Firman Allah :
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan/Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai asmaa'ul husna (nama-nama yang baik)." - (Q.S. Thaa-Haa : 8)
"Allah memiliki Asmaa' ulHusna, maka memohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama yang baik itu..." - (QS. Al A'raaf : 180)
Para ulama berpendapat bahwa kebenaran adalah konsistensi dengan kebenaran yang lain. Dengan cara ini, umat Muslim tidak akan mudah menulis "Allah adalah ...", karena tidak ada satu hal pun yang dapat disetarakan dengan Allah, akan tetapi harus dapat mengerti dengan hati dan keterangan Al Qur'an tentang Allah ta'ala. Pembahasan berikut hanyalah pendekatan yang disesuaikan dengan konsep akal kita yang sangat terbatas ini. Semua kata yang ditujukan pada Allah harus dipahami keberbedaannya dengan penggunaan wajar kata-kata itu. Allah itu tidak dapat di misalkan atau dimiripkan dengan segala sesuatu.
Adanya pola berfikir yang mencampurkan pola pikir duniawi dan kenyataan yang sebenarnya. Dalam kaidah bahasa Inggris atau bahasa kita apabila kita ingin mengetahui tentang sesuatu maka kita akan bertanya : 1. Siapakah namanya? 2. Bagaimanakah Sifatnya? 3. Dimanakan tinggalnya? atau dimanakah tempatnya? 4. Sekarang sedang apakah? semakin banyak kita bisa menjawab pertanyaan maka akan semakin baik. Perbedaan dalam ma'rifat kepada Allah ta'ala ini adalah tidak bisa dengan pertanyaan pertanyaan diatas saja. ............ silahkan datang ke Majelis Ta'lim atau Majelis Ilmu. Karena dengan hadir di majelis Ta'lim atau Majelis Ilmu itulah kita bisa mendapatkan jawabannya. Dan Perlu diingat pula agar kita jangan berpuas hati dengan hanya mengandalkan kemajuan tehnologi Internet, sehingga kita menganggap remeh untuk hadir di dalam suatu majelis. Sesungguhnya terdapat banyak keberkahan dalam majelis ilmu, maka mari kita bersama ringankan langkah kita untuk bisa selalu hadir dimajelis, agar kita selalu mendapatkan pencerahan dari kebodohan kita.
(Untuk artikel ini saya masih butuh penambahan, untuk itu saya mohon kesediaan dari teman-teman untuk memberikan masukan melalui kotak komentar)
________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Link Terkait :
Siapa dan Bagaimanakan guru kita ?
Mengkaji Islam lewat Internet
Mari Bertaklim
Yesus itu Muslim
Download GRATIS Maulid, Wirdullatif, Asmaul
Husna, cERAmah Agama
$6.00 Welcome Survey After Free Registration!
Berikut ini adalah file file audio yang berhasil saya kumpulkan selama beberapa bulan ini. Meskipun belum begitu banyak, namun sengaja saya sediakan agar andapun dapat memiliki dan memasang lagu kumpulan Shalawat ataupun Hadroh Maulid tersebut di Player Anda untuk mensyiarkan ISLAM sekalipun hanya berskala kecil. Tapi minimal dapat membuat Anda dan keluarga Anda akan semakin Akrab dengan lantunan kalimat Dzikir & Shalawat.
Apabila anda berminat silahkan
Kumpulan shalawat & Maulid ini akan selalu di update, jadi kunjungilah selalu info-majelis untuk mendapatkan Shalawat - Shalawat yang lainnya.
Terima Kasih atas kunjungannya
Marbot
Selengkapnya...