Maulid Nabi Dan Polemiknya

Posted by Admin On May - 7 - 2009

Entah mengapa masih ada sebagian yg begitu alergi dengan perayaan Maulid Nabi, karena mereka menganggap bahwa hal tersebut adalah bid'ah dan mereka mengambil satu-satunya dalil bahwa semua bid'ah adalah sesat dan dinerakalah tempatnya, walaupun banyak ulama' ahlussunnah yg menerangkan ada bid'ah hasanah dan ada bid'ah dholalah tetapi mereka tetap tidak mau menerimanya, intinya antara ulama yg membagi bid'ah menjadi dua hasanah dan dholalah memahami hadits "semua bid'ah adalah sesat" dengan methode Al-ammul mahsus, yaitu dalil umum tetapi ada yg dikecualikan, dan begitu banyak dalil serupa dalam al-qur'an dah hadits. ...

Kumpulan Dokumentasi Infomajelis.co.cc

Posted by Admin On May - 7 - 2009

Inilah kumpulan dokumentasi yang berhasil dikumpulkan oleh Tim Infomajelis.co.cc. Foto - foto ini ada yang diambil langsung oleh Tim dan ada juga di dapat dari email dan dirangkum dalam datu kesatuan. Semoga kumpulan foto-foto ini bisa berguna untuk mereka yang memang memerlukannya untuk tambahan koleksi foto mereka. ...

E-Book Islami GRATISAN

Posted by Admin On May - 7 - 2009

Tersedia bermacam-macam E-Book Islami disini. Kami menyediakan kumpulan E-Book tersebut dalam rangka untuk menyebarluaskan syiar dan demi terciptanya semangat membaca bagi semua kalangan terutama kalangan Muda, agar selalu menyempatkan diri untuk membaca tanpa harus dipusingkan oleh masalah biaya. Dapatkan E-Book islami di sini dengan cuma-cuma. GRATIS..TIS..TIS . ...

Terima Kasih kepada para Donatur yang selalu memberikan dana untuk kelangsungan Info-Majelis, Semua pendanaan akan digunakan dengan sewajarnya dan dengan seperlunya dan untuk pembiayaan blog ini. Terima kasih pula tertuju untuk para "clickers" yang selalu memperhatikan blog ini, semoga tercapai segala cita dan harapan kita bersama.
Ingin ikut berpartisipasi membiayai blog ini dan menjadi "clickers"..? Silahkan klik salah satu program dibawah ini. Karena cukup hanya dengan cara tersebut, secara tidak langsung anda ikut membiayai blog ini. Semua program dibawah ini adalah program GRATIS yang dapat anda ikuti
Bagjadotkom
adsense
zidu
Join FileFactory Today!
Adsense
Tampilkan postingan dengan label Kabar Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Islam. Tampilkan semua postingan

Menurunnya minat mahasiswa IAIN atau UIN mempelajari studi Islam disebabkan liberalisasi. IAIN harus kembali ke Al-Quran dan Sunnah

Direktur INSIST, Hamid Fahmy Zarkasy, Ph.D mengatakan, setidaknya ada dua

faktor yang menyebabkanya menurunnya minat mahasiswa IAIN/UIN terhadap studi Islam. Pertama, orientasi masyarakat dan kedua pihak IAIN sendiri.

Pernyataannya tersebut disampaikan berkaitan fenomena Salah satu kampus UINmenurunnya minat mahasiswa dalam mempelajari studi Islam pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) atau kini banyak berganti nama menjadi UIN. Fenomena ini disampaikan Prof. Nanat Fatah, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung baru-baru ini, yang mengatakan, beberapa prodi agama telah mengalami sepi peminat.

“Ada beberapa prodi agama yang mengalami penurunan signifikan, bahkan ada prodi yang mendaftar cuma 3 orang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurut Hamid yang alumnus IIUM-ISTAC Malaysia, pada faktor orientasi, berupa kecenderungan masyarakat yang sudah berfikir pragmatis dan berorientasi ke dunia kerja. Sedangkan IAIN, selama ini imej yang berkembang hanya mencetak sarjana kiai dan ulama. “Dan hal tersebut tidak marketable,” jelasnya.

Sementara IAIN sendiri tidak mampu berjalan sesuai mindstream awal. Sebagaimana diketahui masyarakat, IAIN merupakan wadah pencetak kiai dan ulama, namun hal itu belum sepenuhnya terwujud. Tidak hanya itu, IAIN juga selama ini disinyalir kerap melakukan liberalisasi terhadap para mahasiswanya., sehingga bukannya menjadi ulama atau kiai, malah menjadi liberal. Dan hal tersebut yang selama ini disayangkan oleh masyarakat.

“Masyarakat sekarang mulai alergi dengan IAIN sehingga jarang mau menguliahkan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan tersebut,” terangnya.

Di sisi lain, dengan maraknya gerakan sepilisasi (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) di kampus, masyarakat tidak lagi memandang IAIN sebagai institusi yang melahirkan ulama penyelamat umat. Dengan pola pikir ini, para intelektual muslim IAIN, telah menghilangkan fungsi Islam yang bisa menjadi solusi problematika zaman. Padahal, masyarakat ingin Islam dihadirkan oleh para cendekiawan tersebut sebagai solusi keumatan yang kompleks. “Selama ini tokoh figur IAIN, jika mencurahkan ide dan gagasannya di media, baik elektronik dan cetak, selalu membuat sesak dada masyarakat.”

Hamid menyarankan, IAIN harus segera meredisain kurikulum yang sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah. Di samping itu, IAIN jangan sampai terkontaminasi oleh pemikiran-pemikiran liberal.

Begitu juga dengan adanya prodi umum dan agama, menurut ia, kurang efektif. Sebab, dengan mengadakan prodi umum, tanpa mengadakan “islamisasi” terlebih dahulu maka hasilnya setali tiga uang. Mahasiswa akan lebih memilih prodi umum yang berada di PT negeri atau swasta lainnya yang lebih bonafide dan menjanjikan.

Namun, beda halnya jika prodi umum tersebut diberi label Islam yang sesuai dengan epistemology Islam, seperti ekonomi Islam, politik Islam, komputer sains, dengan tambahan digitalisasi kitab-kitab turats dengan demikian, dapat membangun epistemologi Islam lebih terhormat.


[ans/www.hidayatullah.com]

Selengkapnya...

Karena Paham Liberal, Minat Studi Islam di IAIN MenurunSocialTwist Tell-a-Friend

Berdakwah dengan Iklan di Bis Kota

Diposkan oleh Admin On 11:20 AM 0 komentar

Dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memasang iklan di bis-bis kota. Hasilnya ternyata lebih dari yang diharapkan, banyak orang yang menyatakan diri ingin masuk Islam setelah melihat iklan tersebut. Adalah organisasi Muslim yang berbasis di Chicago, Gain Peace yang memasang iklan-iklan tersebut. Mereka mengeluarkan biaya sebesar 29.900 dollar untuk memasang iklan layanan masyarakat di 25 bis CTA (Chicago Transit Authority) yang melayani jalur di sepanjang North Side. Iklan-iklan itu sebenarnya bagian dari kampanye mereka dalam upaya meluruskan pandangan-pandangan yang salah tentang Islam di kalangan masyarakat Barat.

Karena dipasang dibadan mobil yang ukurannya cukup besar, iklan-iklan dengan mudah terlihat oleh masyarakat Chicago. Salah satu warga Chicago yang tertarik dengan iklan itu adalah Moses Robinson, 38, yang bekerja di sebuah perusahaan software.

Saat jam istirahat, ia keluar kantor dan melihat salah satu bis yang melintas di Canal Street dengan iklan Gain Peace di badan bis tersebut.

"Semua informasinya ada dalam satu tempat," kata Robinson yang langsung mencatat nomor telepon Gain Peace yang tertera di iklan tersebut. Ia lalu menelpon Gain Peace dan setelah bertemu dengan orang-orang Gain Peace, Robinson menyatakan dirinya ingin masuk Islam di hari berikutnya.

Tentu saja, banyak juga orang yang tidak mempedulikan iklan tersebut. Mereka yang tahu, sebagian mengatakan iklan semacam itu tidak layak ditempelkan di badan bis. Tapi pengelola CTA mengatakan iklan Gain Peace tidak bermasalah, karena banyak iklan-iklan kampanye bertemakan keagamaan yang juga dipasang di bis-bis CTA lainnya.

Pihak Gain Peace mengatakan, kampanye mereka dengan memasang iklan-iklan layanan informasi di bis-bis CTA cukup sukses. "Kami menerima delapan orang yang menyatakan ingin masuk Islam, menjawab sekitar 400 telepon yang masuk dan hit situs kami naik hingga 75.000 dalam satu minggu," kata Sabeel Ahmad, direktur Gain Peace.

Karena sukses, Gain Peace memperpanjang pemasangan iklannya di bis-bis CTA untuk enam minggu kedepan. (ln/icty/chicagotribune/eramuslim)

Islam Bus Ad Project - GainPeace


Fox TV - Islam Bus Ads - GainPeace - ICNA Chicago


Prophet Muhammed (s) - Billboard - GainPeace - ICNA Chicago


Dawah on the Streets - by GainPeace.com Part 1


Dawah on the Streets - by GainPeace.com Part 2


Dawah on the Streets - by GainPeace.com Part 3

Selengkapnya...

Berdakwah dengan Iklan di Bis KotaSocialTwist Tell-a-Friend
Diposkan oleh Admin On 10:32 PM 1 komentar

Untuk para pendengar radio RAS FM................

Untuk para pendengar radio RAS FM, yaitu salah satu stasiun radio Islami yang ada di kawasan Tebet Jakarta Selatan, ini merupakan kabar gembira.

Karena kini radio tersebut membuat salah satu gebrakan dengan niat ingin merangkul para pendengarnya yang ada di berbagai daerah cara menyatukan komunikasi mereka kedalam komunitas pendengar radio RAS FM Online dengan nama "sahabatras@yahoogroups.com".

Radio tersebut juga mengubah tampilan situsnya, dengan tampilan yang semakin menarik perhatian, dan membuat pengunjung merasa nyaman, namun tetap informatif.

Sahabat RAS adalah Forum yang ditujukan untuk menjalin silaturrahim dan berbagi manfaat antar pendengar dalam rangka memperkokoh kesatuan dan persaudaraan umat Islam. Sahabat RAS mencakup Pendengar 95.5 RASfm - Radio Alaikassalam Jakarta, pendengar AM 792 Radio As Syafiiyah Jakarta dan Pendengar 89.5 SPAfm - Radio Suara Pulo Air Sukabumi dan juga komunitas yang terbentuk karena adanya aktifitas ON AIR dan OFF AIR Radio.


"SAHABAT RAS" merupakan singkatan dari SAHABAT RASfm - AS SYAFIIYAH - SPAfm. Untuk informasi lanjut, sobat majelis silahkan KLIK DISINI untuk berkunjung ke situs resmi Ras FM.


Basecamp SAHABAT RAS
GRAHA ARRASYIDIYAH
Jl. KH. Abdullah Syafi'ie No. 21A, Tebet
Jakarta Selatan 12840 - Indonesia
Phone. +6221 8319219, 8292103, 8292433, Fax. +(62-21) 831 9214
Info YM : awanalbana
Selengkapnya...

SocialTwist Tell-a-Friend

Siapa dan Bagaimanakah "GURU" kita...? (2)

Diposkan oleh Admin On 10:25 AM 0 komentar













Al-Habib Muhammad Syahab. BeliauDilahirkan di kota Palembang dari keluarga yang sederhana 11 Januari 1978 hari jumat. Alhamdulillah dengan izin Allah SWT beliau menuntut ilmu di pondok pesantren Atsaqofah Al-Islamiyyah pimpinan Al'Alim Al’allamah Ad Da’iyyah ilalloh Al Habib Abdurohman bin Ahmad bin Abdulqodir Asseqaf, Bukit duri Jakarta Selatan. Dalam menuntut ilmu Alhabib Muhammad mendapat bimbingan langsung dari sang guru mulia sehingga mendapatkan bekal ilmu agama. Setelah 10 tahun menuntut ilmu di Atsaqofah Islamiyyah oleh Sang Guru Mulia di izinkan untuk melanjutkan menuntut ilmu ke Yaman Hadramaut tepatnya di kota Tarim di Pondok Pesantren Daarul Musthofa pimpinan Al’alim Al’allamah Ad Da’iyyah ilalloh Al Habib Umar bin Muhammad bin salim bin Hafidz bin As Syekh Abu Bakar bin Salim.

Selama di Hadramaut Tarim, Alhabib Muhammad juga mengambil ilmu dari para guru yang ada di kota Tarim, antara lain : ‘Aynut Tarim Alhabib Abdulloh bin Muhammad bin Alwi bin Syahab, Alhabib Ali Masyhur bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin As Syekh Abu Bakar bin Salim dan beberapa habaib serta masayikh lainnya

Selain itu beliau juga banyak mendapatkan Ijazah dan Talbiis dari guru-gurunya, antara lain : Al’Alim Al’Allamah Ad Da’iyyah Ilalloh Alhabib Abdurrohman bin Ahmad Assegaf dan Al’Alim Al’Allamah Ad Da’iyyah Ilalloh Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin As Syekh Abu Bakar bin Salim dan Al’Alim Al’Allamah Ad Da’iyyah Ilalloh Alhabib Ali Masyhur bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin As Syekh Abu Bakar bin Salim dan ‘Aynut Tarim Alhabib Abdulloh bin Muhammad bin Alwi bin Abdulloh bin Idrus bin Syahab dan para habaib serta masayikh lainnya. Setelah menyelesaikan pendidikan selama 4 tahun menuntut ilmu dengan para guru di Tarim Alhabib Muhammad kembali ke Indonesia untuk berdakwah dengan niat sholihah menyebarkan Ilmu yang di dapat selama menuntut ilmu dengan harapan mendapat keridhoan Allah SWT dan Keridhoan Nabi besar Muhammad SAW.

Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin… :(


Inilah Nasab Beliau : Beliau seorang da’i Ilalloh Alhabib Muhammad bin Taufiq bin Muhammad bin Syekh bin Muhammad bin Syekh bin Abdulloh bin Husein bin Abdulloh bin Husein bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Syihabuddin Al Asgor bin Abdurrohman Al Godhi bin Ahmad Syihabuddin Al Akbar bin Abdurrohman bin Ali bin Abi Bakar As Sakron bin Abdurrohman As Seqoff bin Muhammad Maula Ad Dawilah bin Ali bin Alwi Al Guyur bin Alfaqihil Muqoddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Sohibi Marbath bin Ali Kholi’ Qosam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Al Imam Al Muhajir ilallah Ahmad bin Isa Arrumi bin Muhammad AnNaqib bin Ali Al’Uroidi bin Ja’far As Sodiq bin Muhammad Al Baqir bin Ali Zainal ‘Abidin bin Al Husein As Sibt bin Ali bin Abi Tholib wabni Fatimah Az Zahro’ binti Sayyidina Muhammadin Khotamin Nabiyyin Washollallohu Wasallama Wabaraka 'Alaihi Wa'alaihim Ajma'in...

Inilah Jadwal dan tempat Beliau mengajar :

1 Setiap Malam Kamis Jam 8 Malam Sampai Selesai Dikediaman Alhabib Muhammad Syahab, Pembacaan kitab Fiqih, Jln Raya Condet Gg Eretan II No 62B

2 Setiap Malam Rabu Pertama dan Malam Rabu Ke tiga Pengajian di Jln Batu Jambrut No 8 Sebelah Pemadam kebakaran di Kediaman As Sayyid Novel Bin Usman Al Haddad Waktu Maqrib Berjamaah

3 Setiap Malam Rabu ke Dua Pengajian Di Masjid Daarussalam Jln Cempaka Baru Tengah No 39 Jakarata Pusat Waktu Isyak Berjamaah

4 Setiap Malam Senin Ke tiga pengajian Di Masjid Baitussalam Waktu Isyak Berjamaah Bertempat di Jln Dukuh I Rt1/1 Kelurahan Dukuh Kramat Jati

5 Setiap Malam Sabtu Ke tiga pengajian Di Masjid Jami'atul I'badah Waktu Isya' Berjamaah Bertempat di Jln Rawa Selatan I Kelurahan Kampung Rawa - Johar Baru

(Kemungkinan masih ada penambahan untuk jadwal Beliau)

Untuk para sahabat yang ingin lebih jauh mengenal beliau, sahabat bisa mengunjungi Website Beliau di WWW.MAJELIS ALANWAR.COM
Selengkapnya...

Siapa dan Bagaimanakah "GURU" kita...? (2)SocialTwist Tell-a-Friend


Semakin banyaknya sinetron dan dunia perfilman indonesia yang mengangkat cerita-cerita yang berbau Islami untuk meningkatkan rating penonton atau mungkin hanya sekedar tergiur akan keberhasilan film islami hasil karya orang lain, dan ingin pula mengikuti dengan cara memproduksi film atas sinetron yang berbau islami karena mengikuti tren pasaran masyarakat Indonesia. Salah satu sinetron berbau islami yang tayang sekarang ini berjudul "Hareem" yang ditayangkan salah satu stasiun TV swasta.

Namun sinetron yang baru tayang beberapa episode ini langsung menimbulkan komentar-komentar pedas dari masyarakat, karena menurut sebagian masyarakat Indonesia yang mayoritas adalah Umat Islam, Film ini sangat menyimpang dari sumber aslinya (yaitu ajaran Islam). Rasulullah memang berpoligami, namun beliau tidak menempatkan istri-istrinya dalam satu tempat. Dan untuk memahami tentang Hukum Islampun kita tidak bisa mempelajarinya secara setengah-setengah, karena bisa menyebabkan pemahaman yang salah. Itulah sekelumit tanggapan masyarakat tentang Sinetron terbaru "Hareem", Saya pun belum tahu pasti apakah ada makna terselubung dibalik Sinetron ini, yaitu untuk menimbulkan rasa takut akan hukum Islam, yang akan menyebabkan timbulnya kebencian akan islam. Namun yang pasti masyarakat sudah angkat suara mengenai hal ini bahkan sampai mengadukan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), agar KPI mencekal penayangan Sinetron tersebut. Dan jika kita perhatikan, para pemerannya pun mayoritas orang Non Islam yang notabene tidak paham sama sekali tentang Islam (apalagi Hukum Islam), dan mengapa pula sinetron ini mencantumkan nama pengacara Hotman Paris sebagai pelindung ? serta masih banyak lagi.







Load Counter
























________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Link Terkait :

Siapa dan Bagaimanakan guru kita ?

Mengkaji Islam lewat Internet

Mari Bertaklim

Yesus itu Muslim (tanya Jawab)

Download GRATIS Maulid, Wirdullatif, Asmaul
Husna, cERAmah Agama

$6.00 Welcome Survey After Free Registration!







Donate to Aswaja.net

CO.CC:Free Domain


"Video Online Info Majelis, Upload video anda disini"



Stop Bugil Selengkapnya...

"Hareem " Sinetron Islami yang merusak citra IslamSocialTwist Tell-a-Friend

Pondok Pesantren

Diposkan oleh Admin On 12:15 PM 0 komentar

Pagi tadi setelah selesai saya menonton VCD Maulid, saya bermaksud untuk memutar saluran berita pagi. Namun saya terhenti pada saluran telivisi yang sedang membahas tentang adanya sebuah Pondok Pesantren “WARIA” yang ada di sebuah perkampungan. Dan sudah pasti semua santri-santri disana adalah murni waria, terkecuali para guru-guru pembimbingnya.

Dalam melakukan kegiatan untuk para santri – santri waria tersebut, para guru pembimbingpun menggunakan metoda yang cukup berbeda, diantaranya mereka duduk membuat lingkaran dan berpegangan sambil menyanyikan lagu kemesraannya Iwan Fals. Namun secara kesuluruhan adalah sama, karena saya melihat di TV Mereka juga diajarkan cara membaca Juz ‘Amma, dimana yang satu membaca dan yang lain menyimaknya. Dan mereka juga diajak sholat berjamaah dan tahlil dan berdoa bersama menyebut nama ALLAH meminta ampunanNya dan memohon kesembuhan akan penyakit kejiwaan mereka (kalau memang ini sebuah penyakit).

Ada yang membuat saya tersenyum ketika menonton tayangan tersebut. Karena ketika salah satu santri waria yang notabene adalah seorang lelaki ditanya presenter TV, bagaimana dia sholat…? Apakah yang dipakainya..? apakah dia memakai sarung seperti umumnya kaum lelaki sholat..? atau memakai Mukenah atau Rukuh seperti perempuan..? he…he…ada yang menjawab sarung dan ada juga yang memakai mukenah.

Sampai disitu acara tersebut saya saksikan, karena waktu sudah hampir siang dan menunjukkan pukul 08.15 WIB, dan sudah waktunya saya berangkat aktivitas. Namun jujur saja saya masih penasaran dengan tayangan TV tadi, apa sebenarnya misi dibalik didirikannya PON-PES WARIA itu..?.....

Akhirnya rasa penasaran tertuang di kotak Searching dan berakhir setelah menemukan pembahasan tentang masalah itu. Semoga Allah memberikan kepada para kaum waria tersebut Hidayah serta Taufik, dan semoga Allah selalu memberikan kita semua rahmat, dan diberikan kemampuan serta kekuatan untuk mempertahankan hidayah yang telah kita peroleh amiin Allahumma Amiin.. Bila teman-teman pun merasakan hal yaitu menjadi penasaran seperti saya, silahkan membacanya sampai dengan selesai.

Sumber : Ananto


Yogyakarta, CyberNews. Arief, melantunkan lirik lagu grup musik Serious dengan mengganti awalan rocker menjadi, 'Kami juga manusia, punya mata punya hati, jangan samakan dengan...,'' Sampai di situ dia berhenti, matanya menerawang seakan mengenang atau malah memikirkan masa depannya.

Kenapa dia harus begitu? Maklum, Arief adalah waria alias wanita pria yang merasa cocok menjadi perempuan. Sejak kecil dia sudah merasakan adanya kelainan dalam dirinya. Mau menjadi laki-laki jantan, macho, tak mampu. Dia cenderung menyukai kelembutan ala wanita. Puluhan tahun kemudian laki-laki asal Jawa Timur itu baru berani menunjukkan eksistensinya sebagai ''wanita'' dengan bersolek seperti perempuan.

Menjadi minoritas di negeri ini memang membuat dia kerepotan. Tak jarang sorot mata aneh bahkan cibiran menerpanya. Namun dia tak begitu menggubris, dia menyadari karena sebagian besar masyarakat belum bisa menerima kehadiran waria. Bahkan tak hanya dalam kehidupan sosial, dalam beragamapun diamerasakan pandangan ganjil dari umat ketika memasuki masjid.

''Saya dan teman-teman sering langsung mengenakan rukuh, menyusup masuk ke jamaah putri ketika sholat di masjid. Tapi kalau situasi tidak memungkinkan ada yang mau masuk ke jamaah laki-laki, mengenakan peci dan sarung,'' tutur dia yang sudah lama berada di Yogyakarta.

Berkali-kali dia mengalami situasi tidak mengenakkan ketika mau sholat dimasjid. Banyak orang menyingkirinya bahkan ada yang memintanya tidak ikut jamaah putri. Dia dan teman-temannya kadang-kadang terpaksa balik kanan, pulang dan bersembahyang bersama di rumah

Pondok Pesantren

Ketika tiba Ramadan, kaum waria sebenarnya juga ingin bersama umat lain menjalani ibadah di masjid. Tapi apa daya, pandangan negatif masih menyertainya. Beruntung ada salah seorang ustadz yang melihat kondisi
tersebut dan kemudian mendirikan Pondok Pesantren Khusus Waria di kampong Notoyudan, Yogyakarta.

''Di sinilah kami dimanusiakan, diuwongke. Kami belajar mengaji bersama, berbuka puasa bersama, tarawih, zikir, tahajud, sahur. Semua aktivitas kami lakukan bersama-sama,'' ungkap Arief.

Pondok pesantren di tengah kampung tersebut berada di rumah Maryani, yang juga salah seorang tokoh waria. Berdirinya pondok belum lama, baru bulan Juli 2008 lalu dengan dukungan Ustdaz KH Hamroeli Harun. Setiap sore Ustadz datang memberikan pelajaran membaca Alquran, mengaji dan aktivitas lain. Peserta tampak selalu serius mengikuti setiap kegiatan.

''Waria juga seperti umat yang lain, menjalankan rukun Islam agar dekat dengan Yang Kuasa. Namun pada kenyataannya masih banyak yang belum dapat menerimanya, karena itu kami menggagas agar ada tempat buat mereka mendekatkan diri dengan Allah SWT, di sinilah kemudian kami berkumpul,'' papar Maryani.

Kendati berada di ruangan sempit, hanya sekitar 3x4 meter persegi tapi itu lebih dari cukup buat mereka beribadah. Tempat tak jadi masalah bagi Maryani, Arief dan santri waria namun hati yang lebih penting. Setiap hari ada puluhan waria dari berbagai daerah datang untuk belajar mengaji. Pakaian saat mengaji juga sederhana saja, yang mengenakan sarung di barisan depan dan pemakai mukena, rukuh, di belakangnya. Lirih terdengar mereka mengumandangkan kebesaraan nama Allah. Selengkapnya...

Pondok PesantrenSocialTwist Tell-a-Friend

Museum Yahudi Segera di bangun

Diposkan oleh Admin On 7:16 PM 0 komentar

Mufti Yerusalem dan aktivis pergerakan Palestina mendesak dunia Arab ikut turun tangan guna menghentikan rencana rezim Zionis Israel membangun museum Yahudi di lokasi pemakaman Muslim di Yerusalem. Karena di pemakaman tersebut, terdapat makam para sahabat Rasulullah.


Mereka menyampaikan seruan tersebut setelah pengadilan Israel memberikan izin atas pembangunan museum Yahudi tersebut pada Kamis (30/10 dan menolak permohonan dua organisasi Muslim Palestina agar rencana pembangunan museum Yahudi di lokasi pemakaman Muslim dihentikan.

Mufti Yerusalem dan aktivis pergerakan Palestina mendesak dunia Arab ikut turun tangan guna menghentikan rencana rezim Zionis Israel membangun museum Yahudi di lokasi pemakaman Muslim di Yerusalem. Karena di pemakaman tersebut, terdapat makam para sahabat Rasulullah.

Mereka menyampaikan seruan tersebut setelah pengadilan Israel memberikan izin atas pembangunan museum Yahudi tersebut pada Kamis (30/10 dan menolak permohonan dua organisasi Muslim Palestina agar rencana pembangunan museum Yahudi di lokasi pemakaman Muslim dihentikan.

Pengadilan Israel beralasan, pemakaman tersebut sudah digunakan oleh masyarakat umum sejak otoritas pemerintahan Kota Yerusalem membangun tempat parkir di dekat pemakaman itu pada tahun 1960-an. Pengadilan Israel juga mengatakan, tawaran dari pelaksana pembangunan proyek museum agar kerangka mereka yang di makamkan di pemakaman tersebut dipindahkan dan dikuburkan kembali di tempat lain, cukup memuaskan.

Pembangunan museum ini dihentikan pada tahun 2006 setelah ditemukan sejumlah kerangka manusia saat dilakukan penggalian untuk membangun pondasi. Setelah keluar keputusan pengadilan hari Kamis kemarin, maka pembangunan museum itu akan dilanjutkan kembali.

Mufti al-Quds (Yerusalem Timur) Syaikh Mohammad Hussein menyatakan keputusan pengadilan Israel merupakan keputusan yang sangat serius karena akan membahayakan sebuah tempat suci milik Muslim. Ia menyebut pembangunan museum Yahudi yang dibangun oleh kelompok Yahudi di Los Angeles dan menelan biaya sebesar 250 juta dollar ini, sebagai tindakan agresi Israel terhadap Muslim Palestina

Hal serupa dilontarkan Pimpinan Gerakan Islam di Israel, Syaikh Raed Salah. "Israel sudah menyatakan perang global terhadap Muslim dan Arab. Di pemakaman itu terdapat makam seorang jenderal sahabat Rasulullah saw," kata Syaikh Salah dalam keterangan persnya Kamis kemarin, merespon keputusan pengadilan Israel.

Menurutnya, di pemakaman tersebut terdapat sekitar 70.000 makam warga Muslim dan pembangunan museum Yahudi di lokasi itu merupakan bagian upaya Yudaisasi Israel di al-Quds. Syaikh Salah menyerukan dunia Islam dan Arab segera bertindak untuk menghentikan pembangunan museum Yahudi tersebut di lokasi pemakaman Muslim.

"Kami sudah mengirimkan pesan ke Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam agar kejahatan Israel ini dihentikan," kata Syaikh Salah.

Israel menduduki al-Quds usai perang tahun 1967 dan mengakuinya sebagai bagian dari wilayah Israel meski dunia internasional menentangnya. Al-Quds merupakan kota penting bagi umat Islam dunia karena di kota ini terdapat kompleks Masjid al-Aqsa, masjid suci ketiga bagi setelah Masjid Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Masjid al-Aqsa merupakan peninggalan sejarah yang penting karena masjid ini pernah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam dan menjadi bagian dari peristiwa Isra Mi'raj Rasulullah Muhammad saw.

Di kota al-Quds selain Muslim, juga terdapat tempat peribadahan penting bagi umat Kristiani, antara lain Gereja Yerusalem dan Gereja Yunani Ortodoks. Tokoh umat Kristiani di Yerusalem Atallah Hana juga mengecam keputusan pengadilan Israel yang disebutnya sebagai bukti nyata dari penjajahan Zionis Israel di al-Quds.

"Kami bahu membahu, antara Muslim dan umat Kristiani di Palestina," tukas Atallah Hana.



NS : eramuslim.com

Selengkapnya...

Museum Yahudi Segera di bangunSocialTwist Tell-a-Friend

Peringatan Mawlid TERBESAR di dunia

Diposkan oleh Admin On 12:46 PM 0 komentar

Sumber : http://internationa lmawlid.blogspot .com

PEMECAHAN RECORD DUNIA
INTERNASIONAL MAWLID, PARADE MAWLID, HADRAH, MARAWIS & REBANA

I. Maksud & Tujuan

1.Siapapun yang menyelenggarakan Mawlid Nabi saw akan memperoleh kemenangan, seperti Sulthan Salahaudin al-Ayubi, memperoleh kemenangan
2.Siapapun menyelenggarakan Mawlid Nabi sallallahu alayhi wasalam, maka akan mendapat dukungan rakyat, dukungan para Awliya, Dukungan Nabi Muhammad saw dan dukungan Allah swt.
3.Melembutkan hati anak bangsa dengan Fadilah bacaan Mawlid Nabi saw
4.Mempererat persatuan Umat Islam dengan Cinta dan Kecintaan kepada Nabi Muhammad saw melalui Parade Mawlid dan Salawat Nabi saw
5.Memperbesar rasa toleransi antar agama dengan Cinta Sang Nabi saw
6.Mengurangi bencana dan musibah dengan bacaan Mawlid Nabi saw
7.Mencegah kekerasan antar umat islam dan umat beragama, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2009.

II. Peserta Parade Mawlid Nabi saw

1.Kesultanan Seluruh Indonesia, berikut Kereta Kencana & Punggawa
2.Kesultanan Negara Tetangga ( Malaysia, Brunei, Singapore, Thailand )
3.Majelis Salawat Nabi saw seluruh Indonesia
4.Pesantren- Pesantren dan Sekolah Islam serta Sekolah Umum
5.Marching Band Berbagai Organisasi, Sekolah, serta Organisasi Islam
6.Marching Band ABRI, Akabri.
7.Kerajaan diseluruh Dunia UK, German, Spanyol, Perancis, dan Negara-Negara Islam, Yordania, Maroco, Yaman, Mesir dll.
8.Group Musik Islam, Grup Rebana, Marawiz, Musik Tradisional
9.Wakil Seluruh Propinsi Indonesia

III. Keutamaan Mawlid Nabi saw

Bismillaahir Rahmaanir rahiim

“Telah berkata Sayidina Abu Bakar As Siddiq ra Barangsiapa membelanjakan satu dirham atas membaca Maulid Nabi SAW, maka dia adalah sahabatku di dalam Syurga."

Telah berkata Sayidina Umar r.a, "Barangsiapa membesar-besarkan Maulid Nabi SAW
maka sesungguhnya dia menghidupkan Islam."

Sayidina Usman r.a. menyebutkan, "Barangsiapa membelanjakan satu dirham ke atas
Maulidin Nabi Sallallahu alayhi wasalam, maka seolah-olahnya dia telah Syahid di dalam Peperangan Badar dan Hunain."

Dan Sayidina Ali karamawlahu wajhah. berkata pula, "Barangsiapa membesar-besarkan Maulid Nabi SAW, maka sebagai sebab bagi bacaannya itu, dia tidak akan keluar dari dunia ini melainkan dengan Iman dan masuk ke Surga tanpa Hisab .

Hassan Al Basri r.a. berkata, "Jikalau diriku memiliki seumpama gunung Uhud dari emas, maka niscaya aku akan membelanjakannya ke atas bacaan Maulid Nabi SAW."

Junaid Al Baghdadi qs menyebut pula, "Barangsiapa hadir di dalam majlis Maulidin Nabi SAW dan membesar-besarkan nilainya,maka sesungguhnya ia telah berjaya dengan iman."

Berkata pula Ma'aruf Al Khurkhi qs, “Barangsiapa mendatangkan Makanan bagi tujuan bacaan maulidin Nabi SAW dan mengumpulkan saudaranya dan menghidupkan pelita dan memakai pakaian baru dan berwangi-wangian sebagai membesarkan bagi Maulidin Nabi SAW, Allah SWT membangkitkannya di hari kiamat, di firqah yang pertama bersama Nabi-Nabi. Dan tempatnya adalah di tempat yang tertinggi."

Dan telah berkata Fakhruddin Ar Razi,"Barangsiapa yang membaca Maulid Nabi SAW
kemudian membelanjakan atas makanan, garam, atau sesuatu yang lain untuk memeriahkan Mawlid Nabi saw,maka akan tampak padanya berkat daripada benda itu."Selanjutnya, siapapun yang memakan makanan tadi,maka Allah SWT akan menyempurnakan dan menghilangkan kegelisahan darinya.

Waktu dan Tempat

Hari/ Tanggal : Minggu, Maret 2009
Waktu : 06.00 – 21.00 wib
Tempat : Parade Mawlid Nabi Berangkat dari Monas ke Stadion Utama Senayan, Gelora Bung Karno untuk menggelar Parade Mawlid Terbesar Didunia

Susunan Acara :

1.Peserta Parade Mawlid berkumpul di Monas
2.Parade diberangkatkan dimulai dengan Kereta Kencana Setiap Kesultanan Dunia diikuti dengan Prajurit Kesultanan dengan membawa bendera, tetabuhan musik dan pembaca mawlid.
3.Peserta melalui rute Monas, Thamrin, Sudirman selanjutnya memasuki Stadion Utama Senayan.
4.Setelah Seluruh peserta parade berkumpul di Senayan, dimulai acara Puncak Festival Pembacaan Mawlid Bersama-sama Terbesar Didunia.
5. Ceramah oleh Mawlana Sayikh Hisham Kabbani qs
6. Pidato Presiden RI
7.Pengumuman Pemecahan Rekor Dunia Parade Mawlid dan Festival Mawlid Terbesar di dunia.
8.Festival Mawlid dan Pemecahan Rekor Whirling Dervishes Terbesar Didunia dengan mendatangkan Penari Darwis Rumi seluruh dunia. Saat ini Rabbani Sufi Instute Indonesia memiliki 150 Penari Rumi, dan diseluruh dunia Tariqah Naqshbandi Haqqani memiliki kurang lebih 300 Penari Rumi.
9.Pidato Penutupan, Selesai Selengkapnya...

Peringatan Mawlid TERBESAR di duniaSocialTwist Tell-a-Friend

Islam Dalam Dokumentasi